WP Rocket – Plugin Cache Untuk Mempercepat WordPress


PashaKun.com - WP Rocket Bila Anda ingin percepat web WordPress, menempatkan plugin caching adalah langkah terbaik untuk tingkatkan waktu loading time. Memotong beberapa menit pada loading time, bisa berpengaruh positif di tingkat alterasi dan rangking web Anda di mesin perayap.

Oleh karena itu, bila Anda ingin tingkatkan kecepatan web WordPress Anda dengan plugin caching, WP Rocket adalah plugin yang dapat Anda pakai. WP Rocket ialah plugin yang disampaikan bisa memberi dampak yang positif pada web Anda. Pada artikel ini kali, kami akan share dengan Sahabat Unlimited semuanya mengenai WP Rocket, plugin cache untuk tingkatkan kecepatan loading web . Sehingga, baca artikel ini sampai usai, ya.

Apa Itu Plugin WP Rocket?

Selanjutnya, silahkan mengulas apakah itu Plugin WP Rocket. WP Rocket ialah plugin caching WordPress dengan service berbayar, alias premium, yang bisa percepat loading time sebuah web. Plugin ini sendiri cukup terkenal semenjak pertama kalinya di-launching. Ini dapat ditunjukkan dalam jumlah pemakai yang sudah capai lebih dari 1 juta account.

Yang cukup sayang ialah, Plugin WP Rocket tidak sediakan paket free trial untuk pemakai yang baru pertama kalinya coba. Berlainan dengan beberapa plugin cache WordPress berbayar terkenal yang lain, yang sediakan pilihan trial.

Ada tiga tipe paket yang dijajakan WP Rocket untuk beberapa pemakainya, yakni:

Paket Singgel dengan harga 49 Dollar /tahun untuk 1 web.

Plus, dengan harga 99 Dollar /tahun untuk 3 web.

Infinite, dengan harga 249 Dollar /tahun untuk penggunaan unlimited web.

Feature Favorit WP Rocket

Sebagai plugin berbayar, pasti WP Rocket tawarkan sejumlah fitur favorit yang tidak dijumpai di plugin caching WordPress gratis. Apa sajakah? Berikut ialah keunggulan WP Rocket yang perlu Anda ketahui:

Cached Page, Ultra Fast Loading Time

Keunggulan pertama ialah, WP Rocket mempunyai kekuatan untuk simpan cache halaman web, dengan membuat HTML statis untuk mempermudah pengunjung mengaksesnya. Plugin ini bisa juga mengaplikasikan cache browser, yang minta browser simpan file yang umum dipakai tetapi jarang-jarang diperbaharui dalam memory cache lokal.

Kompresi GZIP

Loading time web ditetapkan oleh besaran file yang diupload. Plugin WP Rocket mempunyai feature kompresi GZIP, di mana file yang diolah web Anda akan dikompres. Hingga menjadikan lebih enteng serta lebih cepat.

Ada Lazyload

WP Rocket diberi dengan Lazyload, yang mempunyai peranan untuk tunda pemuatan gambar. Penangguhan pemuatan ini akan memaksimalkan performa web jadi lebih cepat. Disamping itu, Lazyload dapat mengirit bandwidth pemakai, karena mereka tidak perlu download semua gambar yang ada.

Cloudflare CDN

Berita baik jika Anda memakai WP Rocket, plugin yang ini telah terpadu dengan CDN Cloudflare. Ini penting untuk tingkatkan keamanan web Anda dari gempuran DDoS, dan berperan untuk tingkatkan kecepatan loading time web.

Database

WP Rocket sediakan beberapa pilihan untuk memaksimalkan database web Anda. Feature ini berperan untuk bersihkan resource yang tidak terpakai, hingga web mempunyai loading time yang bisa lebih cepat.

Langkah Seting Plugin WP Rocket di WordPress

Sesudah mengenali apakah itu WP Rocket dan keunggulan yang dipunyainya, saat ini waktunya untuk seting WP Rocket. Berikut ialah langkah seting WP Rocket di WordPress.

Cara 1 : Unduh dan Instal WP Rocket

Sama seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika WP Rocket bukan plugin gratis. Plugin ini berbayar, oleh karena itu, Anda harus beli salah satunya paket lisensi di web WP Rocket. Sesudah sukses mendaftarkan paket berlangganan, silahkan login ke account Anda yang telah terkonfirmasi melalui e-mail dan mengambil link plugin untuk tersimpan di computer Anda.

Sesudah mengambil, setelah itu memasang WP Rocket ke account WordPress Anda. Lantas, Anda dapat mengganti penataan WP Rocket dengan click WP Rocket yang ada dalam menu settings di WordPress.

Cara 2 : Mengenali Dasbor WP Rocket

Sesudah masuk di penataan, Anda akan ditujukan ke halaman dasbor. Di situ Anda dapat menyaksikan bermacam info, terhitung periode kedaluwarsa lisensi Anda.

Cara 3 : Mengendalikan Cache

Sebentar sesudah plugin WP Rocket diaktifkan, secara standar,cache langsung akan aktif. Tetapi, Anda bisa juga mengendalikan ulangi, sesuai keperluan.

Enable caching for mobile devices aktif secara automatis. Feature ini dipakai untuk aktifkan cache web saat dijangkau di piranti mobile. Sedang feature Separate cache files for mobile pada intinya off. Anda bisa aktifkan cuman jika mempunyai topik mobile atau plugin khusus.

Silahkan aktifkan feature Enable caching for logged in WordPress users bila web Anda mempunyai anggota.

Feature Cache lifespan dipakai untuk mengendalikan periode waktu cache tersimpan di web Anda. Penataan standarnya ialah 10 jam. Tetapi Anda dapat lakukan rekonsilasi.

Cara 4 : Optimisasi File (JS dan CSS)

Feature File Optimization dipakai untuk mengecilkan ukuran file JS dan CSS yakni dengan hapus spasi dan tanggapan file. Feature ini akan benar-benar bermanfaat saat web Anda dijangkau atau ditest di pagespeed.

Bila Anda mempunyai web dengan lawatan yang tinggi, feature ini penting untuk diaktifkan. Contreng pada bagian Minify CSS dan Minify JavaScript.

Cara 5 : LazyLoad Media

Sering, gambar jadi poin paling berat ke-2 halaman web. Loading timenya juga semakin lama diperbandingkan text, karena itu penting untuk memakai lazy loading. Dan WP Rocket telah mempunyai feature lazy load bawaan.

Lazy load images. Centan sisi ini untuk aktifkan lazy load di semua gambar web Anda.

Lazy load iframes and videos. Sedang sisi ini berperan untuk aktifkan Lazy Load untuk iframes dan video.

Replace YouTube iframe with preview gambar. Feature ini berperan untuk menukar iframe YouTube dengan gambar pratinjau. Feature ini pas diaktifkan untuk percepat halaman web.

Gambar Dimensions. Feature ini bisa menolong menahan perubahan lay-out saat web dijangkau. Lay-out yang berubah bisa memberi pengalaman pengguna yang jelek untuk pemakai.

Disable WordPress Embeds. Berperan untuk menahan pemakai memasangkan ke content web Anda.

Cara 6 : Preload Cache

Saat Anda aktifkan feature preload, WP Rocket akan membuat cache yang diawali dari teras dituruti sitemap yang ditetapkan. Secara standar preload WP Rocket sudah aktif.

Cara 7 : Advanced Rules

Pada tab Advanced Rules, Anda dapat mengendalikan cache web lebih bebas. Misalkan mengendalikan halaman apa yang tidak mau dicache, cookies, pemakai agents.

Cara 8 : Database Optimize

Setelah itu mengatur database. Feature ini berperan untuk memberi resource yang tidak terpakai, hingga loading makin lebih cepat. Jika jarang-jarang memperbaharui content, tidak perlu terlalu kerap untuk memakai database optimization.

Cara 9 : Rocket CDN

Jika Anda mempunyai sasaran pengunjung dari luar serta dalam negeri, memakai CDN atau konten delivery network menjadi alasan. Untuk aktifkan, silahkan contreng feature Enable Konten Delivery Network atau memakai RocketCDN.

Cara 10 : Heartbeat

Karena ada feature Heartbeat pada WP Rocket, Anda dapat mengatur rutinitas Heartbeat untuk mengirit sumber daya server.

Cara 11 : Add-Ons

Tidak hanya menyambungkan WP Rocket dengan CDN, Anda bisa juga menyambungkannya dengan Google Treking, Facebook Piksel, dan lain-lain.

Cara 12 : Gambar Optimization

WP Rocket mempunyai feature IMAGIFY untuk memaksimalkan gambar. Kompres gambar di web supaya ukuran gambar lebih kecil dan loading time yang lebih enteng.

Cara 13 : Penataan Tools

Tools pada WP Rocket berperan untuk ekspor penataan WP Rocket. Anda dapat menyimpan dalam file JSON.

Penutup

Plugin WP Rocket ialah plugin favorit dengan beberapa feature. Anda yang baru mengenalinya, dapat lakukan komposisi dengan gampang.

Pasha Kun Aku Mulai Menyukaimu Karena Kau Selalu Bersama Ku Dan Dekat Dengan Ku

Belum ada Komentar untuk "WP Rocket – Plugin Cache Untuk Mempercepat WordPress"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel